Senin, 10 Februari 2014

5 Setelah 2 dari 7 Buku yang Paling Berkesan

Setelah menuliskan review 2 dari 7 buku yang paling berkesan, kali ini saya akan melunaskan hutang terhadap 5 buku lagi. Tak perlu panjang lebar muqaddimah, berikut buku-buku tersebut ^^

3. HIMITSU

Saya membeli novel itu sebagai hadiah kepada diri sendiri diusia ke tujuh belas. Tapi, setelah menamatkan novel tersebut, nama ACHI TM terus melekat dalam ingatan saya dan menginspirasi saya yang entah darimana muncul ide menulis novel I Love My Love dan belum terbit. :D

Jadi kan, HIMITSU itu sendiri merupakan arti dari "RAHASIA". Windy dan Lya miliki tanggal, bulan, dan tahun lahir yang sama. Mereka bertetangga dan bersahabat sangat akrab. Namun ternyata diusia ke 10 mereka, Mama dan Papa Tya bercerai membuat Tya harus berpisah dengan salah satu orang tuanya dan juga sahabatnya Winda.

Senin, 03 Februari 2014

2 dari 7 Buku yang Paling Berkesan

Ada beberapa buku yang pernah saya baca sejak kecil dan paling berkesan. Sangking berkesannya saya masih ingat bagaimana saya mendapatkan beberapa buku tua itu. 

Dulu saya tinggal di rumah perkebunan berdampingan dengan kantor camat Samatiga, dimana di sana ayah saya bekerja dan yahaaa... saya dengan leluasa dapat masuk keluar memainkan mesin tik atau membaca apa saja di sana. Juga di sekolah Madrasah Ibtidaiyah kami di Suak Timah diberi sebuah lemari berisi full buku pada setiap kelas. Kami dengan leluasa dapat meminjamkan buku tanpa pencatatan. Tebak apa yang terjadi?

Saya pindah ke mari, yaa di sini, di Banda Aceh ini. Taraaa... saya ternyata mencuri beberapa buku. Tidaak, saya hanya meminjamkannya dan belum sempat dikembalikan. Bukan! Saya adalah penyelamat buku-buku itu! Jika saya tidak membawa buku itu, mungkin buku yang sangat berkesan ini tidak pernah selamat karena dapat menjadi sarapan pagi Tsunami.

Dan beberapa buku tuwir itu dan saya yakin teman-teman tidak mengenalinya, adalah:

1. Misra dan Popero, penerbit Gramedia Jakarta 1976


 

Blog Template by BloggerCandy.com